Jumat, 25 September 2015

Taqwa Sebagai Salah Satu Kunci Surga

“Sesungguhnya orang orang yang beriman, orang-orang yang berhifrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Al-Ba qarah 218).

Marilah berikhtiar untuk meningkatkan taqwa kita, sebab taqwa akan membawa kepada tercapainya kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat, sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur’an ;

“Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujuklah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian ¡tu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dan dan arah yang tiada disangka sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu “. (Ath-Thalaq: 2-3).
Taqwa Sebagai Salah Satu Kunci Surga

Rezeki yang datangnya tidak terduga lebih nikmat dari pada rezeki yang terprogram. Allah juga menjanjikan syurga kepada orang yang bertaqwa, sebagaimana firman-Nya dalam surat Al ‘Imran ayat 133.

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang orang yang bertaqwa”.

“Dan orang orang yang bertaqwa kepada Tuhan dibawa ke dalam syurga, berombang rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke sungai ¡tu sedang pintu pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya :“Kesejahteraan (dilimpahkan) atas ini, berbahagialah kamu ! Maka masukilah surga ini, sedang kamu kelak di dalamnya “. (QS. Az-Zumar 73).

Definisi Taqwa Menurut Abu Hurairah
Ketika sahabat Abu Hurairah ditanya tentang taqwa, beliau menjelaskan dengan ilustrasi bukan dengan definisi. Kepada orang yang bertanya, sahabat Abu Hurairah kembali melemparkan pertanyaan, “Bagaimana sekiranya kamu akan berjalan di satu jalan yang penuh dengan duri”.


Orang itu menjawab, “Kalau aku harus berjalan pada tempat yang penuh dengan duri, maka aku akan berhati hati, aku akan meletakkan kakiku di bagian yang tidak ada durinya setapak demi setapak sehingga kakiku tidak tertusuk duri”.


Mendengar jawaban orang tersebut, sahabat Abu Hurairah menyatakan, “Itulah taqwa”. Rasulullah berpesan : “Takutlah kepada Allah kapan dan di mana saja Kamu berada “. (Hadis Riwayat Imam thabrani).

Kalau kita tidak taqwa dan tidak ingat kepada Allah, berarti kita melupakan Allah. Dan kalau kita melupakan Allah, maka Allah akan melupakan kita. Islam mengajarkan agar kita senantiasa ingat dan hati hati supaya tidak terseret ke dalam neraka. Dalam suatu kisah disebutkan bahwa pada suatu ketika Rasulullah melihat neraka, ternyata calon penghuninya kebanyakan adalah wanita. Tetapi bukan berarti calon penghuni syurga adalah kebanyakan kaum pria. Kemudian ketika Rasulullah melihat syurga, temyata calon penghuninya kebanyakan adalah orang miskin.


Dengan demikian, resiko besar bagi seseorang ketika dititipi suatu kenikmatan. Sebaliknya orang miskin sedikit resikonya sebab sedikit yang harus dipertanggungjawabkan.

4 hal yang akan ditanyakan Allah kepada kita

Ada empat hal yang tidak akan lepas dan pertanyaan Allah. Pertama, untuk apa umurmu kamu habiskan. Kedua, untuk apa jasadmu kamu pakai. Ketiga, untuk apa ilmumu kamu pergunakan. Dan keempat, dan mana kamu dapatkan harta dan untuk apa kamu pergunakan.


Khusus untuk harta, ada dua pertanyaan, yaitu darimana dan untuk apa. Oleh karena itu Rasulullah mengatakan bahwa rezeki yang haram itu racun bagi rohani kita. Kadang kita acuh terhadap rohani dan keakhiratan, justru kita memperhatikan jasmani dan keduniaan. Ingatlah bahwa hidup di dunia ini bagaikan hidup di nimah kontrakan, jangan investasi di rumah kontrakan, sebab ketika kontrak selesai suka atau tidak suka kita harus meninggal kannya. Dan sungguh sengsara bagi mereka yang kontraknya selesai tetapi belum mempersiapkan rumah.

Maka orang yang pandai adalah mereka yang mempersiapkan rumah sebelum kontrak selesai. Lantas kapan kontrak kita selesai di dunia ini, dan sudahkah kita mempersiapkan rumah di akhirat?

Kemudian, calon penghuni neraka berikutnya adalah mereka yang mendapat amanah (titipan) banyak harta, tetapi mereka tidak mengeluarkan zakatnya, yakni titipan Allah yang harus diberikan kepada orang lain yang berhak menerimariya. Oleh karena itu jangan bangga dengan zakat, sebab zakat adalah tititipan yang harus kita sampaikan, tetapi banggalah dengan shadaqah, sebab shadaqah adalah milik kita yang kita keluarkan.

Hatihatilah dengan harta, sebab dosa masalah harta tidak bisa diampuni sebelum dilunasi (dibayarkan). Kalau belum terlunasi, maka di akhirat nanti hams dilunasi dengan pahala amal kita. Sehingga ayat terpanjang (surat Al-Baqarah 282) hanya berbicara tentang transaksi hutang-piutang. Dengan tercatatnya hutang-piutang, akan memudahkan penyelesaiannya.
Kunjungi Konsultasi Ruqyah Gratiss via whatsapp, rahasia dari ruqyah syar'iyyah dan temukan berbagai kasus ruqyah yang berhasil di sembuhkan di artikel Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ruqyah Syariyyah <---- Klik , siapa tau ada yang sesuai dengan kondisi yang anda alami. Kunci rangkaian penyembuhan untuk mengatasi berbagai gangguan baik penyakit fisik atau penyakit hati (non-medis) serta berbagai gangguan ghaib. Atau silahkan langsung kunjungi halaman Cara dan Aturan Konsultasi Ruqyah Syariyyah Athallah <--- Klik
  1. Tutorial Ruqyah Mandiri sebagai penyembuh dan pembersih diri dari gangguan ghaib, penyakit medis dan non medis <----- Klik Jika ingin membaca tutorialnya di web. Untuk ciri ciri terkena gangguan ghaib, gangguan jin, gangguan sihir atau ain bisa di lihat di Tanda atau ciri terkena gangguan jin, gangguan sihir atau penyakit ain
  2. Tuntunan sunnah untuk benteng diri agar gangguan itu tidak kembali muncul <---- Klik jika ingin membaca nya di web ini.
  3. Tutorial Ruqyah Rumah agar gangguan yang sudah dipaksa keluar dari badan juga keluar dari rumah tempat tinggal kita <---- Klik jika ingin membaca caranya di web
  4. Tuntunan sunnah menjadikan rumah dibenci setan dan jin sehingga jika sudah berhasil diusir dengan ruqyah rumah tidak kembali lagi masuk rumah. <---- Klik jika ingin membaca caranya di web ini.
  5. Memutar audio ruqyah rumah saat munculnya dua tanduk setan yaitu saat matahari terbit dan tenggelam, dimana pada dua waktu ini setan kekuatannya mejadi membesar. <---- Klik jika ingin mendapatkannya di web ini.
  6. Sesungguhnya Matahari terbit di antara dua tanduk setan, dan tenggelam di antara dua tanduk setan pula. (HR Abu Dawud dan Muslim)

    “Jangan kalian membiarkan anak anak kalian di saat matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam sebab setan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam,” (HR. Muslim).

Untuk testimoni semua sahabat muslim yang sudah berhasil mengatasi gangguan yang dialami dengan ruqyah mandiri silahkan klik Testimonial. Disertai screen capture percakapan whatsapp.

"Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam." (QS. Asy-Syu'araa Ayat : 109, QS. Asy-Syu'araa Ayat :127, QS. Asy-Syu'araa Ayat :145, QS. Asy-Syu'araa Ayat :164, QS. Asy-Syu'araa Ayat :180)
Kami juga menyediakan CD Ruqyah (untuk ruqyah rumah/toko) yang berisi audio ruqyah mandiri beserta tutorial ruqyah mandiri dan ruqyah rumah disertai bacaaan surah surah ruqyah dalam arabic, latin dan terjemahan. Disertai juga tutorial dan tuntunan sunnah untuk LGBT, penyakit sihir, penyakit fisik dan susah jodoh dalam bentuk PDF. Praktis bagi anda untuk terapi penyembuhan dengan izin Allah subhanahu wa ta'ala dengan mendengarkan ayat ayat al quran yang berfungsi sebagai penyembuhan dan pembatal sihir serta penghilang gangguan jin dan ain. Untuk pemesanan dan info kunjungi post Mp3 dan CD ruqyah mandiri, Barokallahu fiikum..

Artikel Islam Lanjutan dan Daftar Isi Web Ini

“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk maka adalah baginya pahala seperti pahala-pahala orang yang mengikutinya, yang demikian itu tidak mengurangi sedikitpun dari pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka adalah atasnya dosa seperti dosa-dosa orang yang mengikutinya, yang demikian itu tidak mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka” (HR. Muslim)

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)
Bagikan di media sosial yang anda ikuti dengan klik di tombol dibawah ini dan raih amal sholeh sebanyak banyak nya... InsyaAllah

Taqwa Sebagai Salah Satu Kunci Surga
4/ 5
Oleh
Mesin Pencari Athallah

Ketik topik atau pembahasan apa saja yang anda cari di internet menggunakan Athallah Search Engine dibawah ini. Caranya cukup ketikkan topik nya di kotak box dibawah, kemudian tekan enter. InsyaAllah bebas website porno dan spam

Artikel Terbaru