Minggu, 20 September 2015

Iman Yang Dikagumi Oleh Rasulullah

“Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh)”. (QS. Yasin: 12).

Iman dan Islam merupakan nikmat yang paling besar di antara nikmat-nikmat lainnya. Suatu nikmat yang tidak bisa dibuat-buat dan tidak bisa dipelajari, sebab nikmat iman dan Islam hanya pemberian, taufiq dan hidayah Allah semata, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an :

“Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah”. (QS. Yunus: 100).

Iman Yang Dikagumi Oleh Rasulullah

Meskipun pengetahuan tentang keislamannya tinggi kalau Allah belum mengizinkan seseorang beriman, maka tidak akan beriman. Banyak seseorang yang mengetahui dan mempelajari Islam serta mengerti isi Al-Qur’an, tetapi karena Allah tidak memberi izin, merekapun tidak beriman. Yang menjadi pertanyaan adalah “Iman siapakah yang dikagumi oleh Rasulullah SAW”.

Rasulullah pernah menanyakan kepada para sahabatnya: “Siapakah orang mukmin yang paling dikagumi imannya”. (Ayl-mukmin a’jabu imanan). Para sahabat menjawab: “Al-malaikah”, (para malaikat) lah yang paling dikagumi imannya, sebab para malaikat paling murni imannya.

Kemudian, Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam mengatakan: “Iima-laa yukminun ‘indallah”. Kenapa mereka tidak beriman, sedang mereka di sisi Allah. Artinya, wajar kalau malaikat beriman, sebab malaikat di sisi Allah. Kemudian, para sahabat kembali menjawab: “Fal-anbiya”, yaitu para nabi.

Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam kembali mengatakan: “Lima-laa yukminuun wal-wahyu unzila ‘alaihim”. Kenapa para Nabi tidak beriman, sedang wahyu diturunkan kepadanya. Artinya, tidak aneh kalau para Nabi itu beriman sebab para Nabi mendapatkan wahyu dan Allah.

Kembali para sahabat menjawab: “Fa-nahnu”, kami-lah mukmin yang paling dikagumi imannya, sebab kami adalah sahabatmu ya Rasul.

Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam juga mengatakan: “Lima-laa tukminuun Wa ana baina azhhurikum”. Kenapa engau tidak beriman, sedang aku di hadapanmu. Suatu kewajaran kalau para sahabat itu beriman, sebab Nabi selalu bersamanya, melihat Nabi secara langsung, menyaksikan mukjizatnya, dan memahami kandungan isi Al-Qur’an, sehingga iman mereka tidak dianggap mengagumkan.

Akhirnya Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam menjawab: “A’jabul-mukmin imanan qauman yajiuuna ba’dahum ‘fainnahum laa-yajuduna illaa suhufan yukminuuna bima fiiha”.

Orang mukmin yang dikagumi imannya adalah suatu kaum yang datang sesudah mereka (sahabat), mereka tidak mendapatkan apa-apa kecuali Al-Qur’an dan mereka beriman apa yang ada di dalam Al-Qur’an.

Dengan demikian, bukan malaikat, bukan para Nabi dan Rasul dan bukan para sahabat yang langsung melihat Nabi, mukjizatnya dan kehebatan-kehebatan lainnya yang termasuk dalam kategori dikagumi imannya, melainkan umat yang lahir setelah itu, yang tidak pemah melihat Nabi, mukjizatnya serta kehebatan-kehebatan lainnya termasuk kita yang hidup di zaman sekarang ini.

Dengan melihat Nabi Muhammad akan mendatangkan kecintaan kepadanya, sebab Nabi Muhammad adalah manusia yang paling tampan dan rupawan serta paling luhur budi pekertinya. “Ahsamannaasi khalqan wakhluqan”.

Tidak ada manusia yang melebihi kebaikan dan keluhuran budi pekerti Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam yang sifat-sifatnya tercantum di dalam Sunah (Hadis) Rasul. Oleh karena itu tidak mengherankan kalau para sahabat Rasul itu beriman. Akan tetapi suatu yang luar biasa dan sangat mengherankan jika orang-orang sesudahnya, apalagi kita yang lahir empat belas abad setelah beliau, daerahnya juga jauh dan beliau, bahasanya juga berbeda jauh dan bahasa beliau, hanya dengan informasi Al-Qur’an dan Sunah (Hadis) Rasul yang disampaikan para ‘Ulama kita beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Kunjungi Konsultasi Ruqyah Gratiss via whatsapp, rahasia dari ruqyah syar'iyyah dan temukan berbagai kasus ruqyah yang berhasil di sembuhkan di artikel Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ruqyah Syariyyah <---- Klik , siapa tau ada yang sesuai dengan kondisi yang anda alami. Kunci rangkaian penyembuhan untuk mengatasi berbagai gangguan baik penyakit fisik atau penyakit hati (non-medis) serta berbagai gangguan ghaib. Atau silahkan langsung kunjungi halaman Cara dan Aturan Konsultasi Ruqyah Syariyyah Athallah <--- Klik
  1. Tutorial Ruqyah Mandiri sebagai penyembuh dan pembersih diri dari gangguan ghaib, penyakit medis dan non medis <----- Klik Jika ingin membaca tutorialnya di web. Untuk ciri ciri terkena gangguan ghaib, gangguan jin, gangguan sihir atau ain bisa di lihat di Tanda atau ciri terkena gangguan jin, gangguan sihir atau penyakit ain
  2. Tuntunan sunnah untuk benteng diri agar gangguan itu tidak kembali muncul <---- Klik jika ingin membaca nya di web ini.
  3. Tutorial Ruqyah Rumah agar gangguan yang sudah dipaksa keluar dari badan juga keluar dari rumah tempat tinggal kita <---- Klik jika ingin membaca caranya di web
  4. Tuntunan sunnah menjadikan rumah dibenci setan dan jin sehingga jika sudah berhasil diusir dengan ruqyah rumah tidak kembali lagi masuk rumah. <---- Klik jika ingin membaca caranya di web ini.
  5. Memutar audio ruqyah rumah saat munculnya dua tanduk setan yaitu saat matahari terbit dan tenggelam, dimana pada dua waktu ini setan kekuatannya mejadi membesar. <---- Klik jika ingin mendapatkannya di web ini.
  6. Sesungguhnya Matahari terbit di antara dua tanduk setan, dan tenggelam di antara dua tanduk setan pula. (HR Abu Dawud dan Muslim)

    “Jangan kalian membiarkan anak anak kalian di saat matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam sebab setan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam,” (HR. Muslim).

Untuk testimoni semua sahabat muslim yang sudah berhasil mengatasi gangguan yang dialami dengan ruqyah mandiri silahkan klik Testimonial. Disertai screen capture percakapan whatsapp.

"Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam." (QS. Asy-Syu'araa Ayat : 109, QS. Asy-Syu'araa Ayat :127, QS. Asy-Syu'araa Ayat :145, QS. Asy-Syu'araa Ayat :164, QS. Asy-Syu'araa Ayat :180)
Kami juga menyediakan CD Ruqyah (untuk ruqyah rumah/toko) yang berisi audio ruqyah mandiri beserta tutorial ruqyah mandiri dan ruqyah rumah disertai bacaaan surah surah ruqyah dalam arabic, latin dan terjemahan. Disertai juga tutorial dan tuntunan sunnah untuk LGBT, penyakit sihir, penyakit fisik dan susah jodoh dalam bentuk PDF. Praktis bagi anda untuk terapi penyembuhan dengan izin Allah subhanahu wa ta'ala dengan mendengarkan ayat ayat al quran yang berfungsi sebagai penyembuhan dan pembatal sihir serta penghilang gangguan jin dan ain. Untuk pemesanan dan info kunjungi post Mp3 dan CD ruqyah mandiri, Barokallahu fiikum..

Artikel Islam Lanjutan dan Daftar Isi Web Ini

“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk maka adalah baginya pahala seperti pahala-pahala orang yang mengikutinya, yang demikian itu tidak mengurangi sedikitpun dari pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka adalah atasnya dosa seperti dosa-dosa orang yang mengikutinya, yang demikian itu tidak mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka” (HR. Muslim)

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)
Bagikan di media sosial yang anda ikuti dengan klik di tombol dibawah ini dan raih amal sholeh sebanyak banyak nya... InsyaAllah

Iman Yang Dikagumi Oleh Rasulullah
4/ 5
Oleh
Mesin Pencari Athallah

Ketik topik atau pembahasan apa saja yang anda cari di internet menggunakan Athallah Search Engine dibawah ini. Caranya cukup ketikkan topik nya di kotak box dibawah, kemudian tekan enter. InsyaAllah bebas website porno dan spam

Artikel Terbaru